"Kita tidak mencari juara umum. Karena, jangan sampai demi menjadi juara umum justru menghalalkan segala cara. Yang terpenting dengan mengikuti Tafisa Games membangun kebersamaan," jelas Hayono di Jakarta, Rabu (5/10).
TAFISA Games 2016 menghadirkan ragam agenda acara yang dapat disaksikan dan diikuti oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya, antara lain sejumlah kejuaraan dan kompetisi dalam kategori-kategori antara lain Action Sports, Extreme Sports, Adventure Sports dan E-Sports serta agenda khusus untuk penyandang disabilitas. TAFISA Games 2016 juga menggelar 3rd Goifex, sebuah ajang pameran kebugaran, olahraga dan kesehatan bertaraf internasional.
Selain itu, Tafisa Games juga menghadirkan Special Event berupa percobaan Pemecahan Rekor Dunia Layang-Layang Daun Terbesar, Pelajar Bermain Egrang Terbanyak dan Menari Zumba 14 ribu orang.
Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan olimpiade dan festival olahraga rekreasi masyarakat dunia, TAFISA Games 2016. Pada tahun ini, tema dari perhelatan olahraga ini adalah "Budaya Teknologi, Indonesia Hebat" yang merupakan ide dari Guruh Soekarno Putra.
Ketua Penyelenggara TAFISA Games 2016 Hayono Isman mengatakan, meski menjadi tuan rumah Indonesia tak mau muluk menargetkan juara umum. Untuk olahraga air, akan dihelat kesempatan menyelam bersama ratusan penyelam nasional dan mancanegara di Kepulauan Seribu serta sejumlah nomor martial arts seperti kompetisi pencak silat dan seni bela diri lainnya dari berbagai negara seperti Capoeira, Chanbara, Muay Thai, dan lainnya.
Gelanggang-Gelanggang Sudah Siap, Arena Street Soccer Masih Butuh Diperbaiki | PT. Bestprofit Futures Pusat
"Masih bisa terkejar. Saya melihat mereka bekerja siang-malam membangun venue, jadi saya harap semua selesai sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sehingga tercapai sukses penyelenggaraan," ucapnya.Bukan hanya gelanggang saja, Hayono juga mengimbau panitia pelaksana TAFISA juga memberikan pelayanan kepada pengunjung TAFISA Games nanti --tidak hanya kepada para atlet saja. "Di TAFISA Games itu kita tidak mencari juara umum, itu hal ketiga atau keempat-lah. Medali memang penting tetapi yang paling penting bagaimana membangun kebersamaan dan menjadi juara bersama," ungkapnya.
TAFISA Games, yang disebut-sebut sebagai Olimpiade-nya olahraga rekreasi dan tradisional, akan diikuti perwakilan dari 87 Negara dan 34 Provinsi di Indonesia dengan gelanggang utama di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Cabang olahraga yang diperlombakan berupa olahraga tradisional, kreasi budaya, olahraga kesehatan dan kebugaran, hingga olahraga kompetisi.
Ketua Pelaksana TAFISA World Games, Hayono Isman, menyatakan hampir seluruh gelanggang siap untuk digunakan. Hanya satu yang belum siap, yakni gelanggang untuk street soccer.TAFISA World Games akan mulai digelar pada Kamis (6/10/2016) di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Menurut Hayono, arena street soccer bermasalah karena tribunnya tidak sesuai dengan standar internasional sehingga harus dibongkar kembali. "Secara persiapan sebenarnya sudah memenuhi target dan siap untuk dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada 8 Oktober mendatang. Namun, memang masih ada satu venue yang bermasalah, yaitu venue cabang street soccer," kata Hayono di Hotel Mercure, Taman Impian Jaya Ancol, Rabu (4/10/2016).
"Jadi kalau dilihat itu pemasangan tribunnya terlihat masih primitif banget, bisa roboh itu. Makanya, agar jangan sampai roboh kami meminta untuk mengubahnya kembali. Karena walau ini event olahraga masyarakat, bukan berarti standar venue di bawah standar internasional juga. Kami akan terus memberikan edukasi kepada induk-induk olahraga untuk memberikan perhatian terutama soal safety termasuk pemasangan tribun, tenda, harus memenuhi ketentuan safety oleh internasional," Hayono menjelaskan. Hayono juga meyakini perubahan itu tidak akan mengganggu jalannya pertandingan street soccer. Dia bahkan mengklaim jika perbaikan yang dilakukan timnya bakal beres. Cabang street soccer sendiri akan dimulai pada hari Kamis (6/10).
Penyelenggaraan TAFISA Games 2016 Gunakan Teknologi NFC | PT. Bestprofit Futures Pusat
"Secara garis besar setiap peserta akan diberikan sebuah kartu akreditasi ketika mereka mendarat di Jakarta, yang akan berfungsi sebagai kartu identitas mereka selama penyelenggaraan acara," ujar Ilya Kravtsov, CEO Pouchnation selaku penyedia teknologi NFC untuk TAFISA Games 2016, beberapa waktu lalu. Lebih lanjut ia mengatakan, kartu akreditasi ini dapat dimanfaatkan sebagai medium validasi untuk memasuki area-area acara bahkan untuk digunakan dalam mengklaim segala sesuatu kebutuhan mereka."Termasuk untuk sistem klaim jatah makan mereka," katanya.
Rizqa El Fouz dari PouchNation Indonesia menjelaskan, kartu identitas yang akan dipegang para peserta berupa gelang yang didalamnya terdapat chip berisikan kode unik. Sehingga nantinya saat akan memasuki area ataupun berbagai kebutuhan lainnya, gelang yang melekat tersebut akan dipindai dengan menggunakan sebuah device khusus. Nantinya di device tersebut akan terlihat seluruh informasi terkait si pemegang gelang atau kartu identitas. "Jadi ini bisa digunakan untuk peserta maupun pengunjung," ujar Rizqa.
Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan TAFISA Games 2016 yang akan berlangsung mulai 6 Oktober mendatang. Ini merupakan festival terbesar untuk olahraga rekreasi. TAFISA Games 2016 rencananya akan diikuti 110 negara dengan jumlah partisipan yang mencapai 30 ribu orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi 15 ribu peserta dalam negeri dan 14 ribu peserta luar negeri. Guna memudahkan penyelenggaraan acara, guna mendukung manajemen dan keamanan akan digunakan sistem Near Field Communication (NFC). Teknologi yang sebelumnya juga digunakan dalam Olimpiade Rio ini, penerapannya akan mencakup penyediaan akreditasi dan registrasi peserta, manajemen masuk venue, seta pengaturan akomodasi bagi para peserta.
BestProfit