Ini akan jadi partai ulangan babak 16 besar Piala Eropa lalu di mana Spanyol kalah 0-2.Kemenangan tentu dibutuhkan oleh Spanyol untuk terus melaju dan mempertahankan posisi puncak klasemen. Oleh karenanya para pemain terbaik disiapkan Lopetegui untuk laga tersebut, termasuk di posisi pemain depan.
Ada Costa dan Morata yang sejak awal pekan ini selalu di-head-to-head kan oleh media-media Spanyol. Morata sendiri adalah striker utama Spanyol di Piala Eropa lalu, sementara Costa yang baru kembali ke timnas di era Lopetegui sedang unjuk ketajaman.
Selain sudah bikin enam gol bersama Chelsea musim ini, Costa juga bikin dua gol saat Spanyol membantah Lichtenstein 8-0 bulan lalu.Siapa striker pilihan Julen Lopetegui untuk laga kontra Italia dinihari WIB nanti sudah ketahuan.
Diego Costa yang dipasang sebagai starter, bukan Alvaro Morata."Besok Diego Costa yang ermain. Kami putuskan bahwa kami harus bermain di level terbaik kami pada laga seperti ini," ujar Lopetegui seperti dikutip Soccerway.
"Kami tidak begitu memikirkan soal apa yang terjadi pada laga Italia kontra Prancis September lalu untuk membuat keputusan. Itu hanya laga friendly," sambungnya."Italia sudah bermain dengan filosofi yang sama dalam beberapa tahun terakhir dan juga pemain hebat. Ini akan jadi laga yang sulit."
"Morata adalah pemain hebat yang terbiasa dengan tuntutan tinggi di Madrid. Alvaro membuat kami memiliki banyak pilihan," tutupnya.Spanyol akan melanjutkan kiprahnya di Kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan bertandang ke Juventus Stadium, Jumat (7/10/2016) dinihari WIB nanti.
Bersaing dengan Diego Costa, Morata Realistis di Timnas Spanyol | PT. Bestprofit Futures Pusat
“Aku tidak tahu [tentang starting line up]. Tentu saja aku ingin bermain di pertandingan pertama tapi bisa berada di sini saja sudah merupakan hal yang luar biasa untukku. Kalau pelatih memainkanku, aku akan memberikan segala yang kupunya,” kata Morata di Cadena SER, Rabu (5/10/2016)
“Tentu saja karena dia bermain lebih banyak dariku dan mencetak lebih banyak gol. Aku tidak akan berbohong. Andai aku pelatihnya, aku juga memperhatikan hal itu juga,” imbuhnya.
“Aku akan memahami kalau Diego bermain. Dia memperlakukanku dengan baik dan memberiku nasihat. Mungkin dia harus menghabisi seluruh bek lawan sehingga kemudian aku bisa bermain,” tutur Morata sembari tertawa.
Timnas Spanyol memanggil Diego Costa dan Alvaro Morata untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 pekan ini. Morata pun realistis dengan peluangnya di starting line up karena bersaing dengan Costa.Costa memang tampil bagus pada awal musim 2016/2017 ini bersama Chelsea. Dia menjadi pilihan utama sebagai juru gedor The Blues di bawah asuhan Antonio Conte. Hasilnya, striker bengal itu melesakkan enam gol dari delapan penampilan.
Sementara Morata yang musim ini kembali ke Real madrid, tak memiliki waktu reguler. Dia hanya dimainkan sebagai starter sebanyak lima kali dari 10 laga dan menyumbang dua gol. Keberadaan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema memang menyulitkan posisi Morata di Madrid.
Pekan ini kedua pemain itu sama-sama dipanggil pelatih Julen Lopetegui untuk membela spanyol di laga internasional melawan Italia dan Albania. Morata lantas mengakui performa Costa lebih baik ketimbang dirinya. Eks penyerang Juventus itu pun realistis terkait peluang bermainnya.
Bukan Morata tapi Diego Costa yang Menjadi Starter | PT. Bestprofit Futures Pusat
Tim nasional Spanyol akan kembali melakoni laga Grup G babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Kali ini, lawan La Roja adalah Italia, yang akan digelar di Stadion Juventus, Kamis (6/10/2016).Jelang bentrokan itu, pelatih Julen Lopetegui yang baru menggantikan posisi Vicente Del Bosque usai Piala Eropa 2016, telah melakukan beberapa perubahan di dalam skuat Si Merah.Dalam jumpa pers jelang pertandingan, Rabu (5/10/2016), Lopetegui mengaku bahwa ia akan menempatkan Diego Costa sebagai ujung tombak tim sejak menit pertama menghadapi Italia.
"Pertandingan ini sangat penting dan akan membuat para pemain mengeluarkan kemampuan di luar batas yang mereka miliki. Kami datang ke sini untuk membawa pulang kemenangan.Pada era Del Bosque, Diego Costa gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia hanya mampu mencetak satu gol dalam 11 pertandingan, meski tampil sangat luar biasa bersama Atletico Madrid dan Chelsea.
Bersama Lopetegui, Costa berhasil mencuri perhatian dengan mencetak dua gol dalam 69 menit pada matchday 1 Grup G kontra Liechtenstein. Pertandingan menghadapi Italia ini akan menjadi pembuktian bagi kemampuan pemain kelahiran 7 Oktober 1988 itu.
Penampilan mengesankan Diego Costa di Chelsea menjadi alasan Lopetegui. Striker berdarah Brasil berusia 27 tahun itu sukses mencetak enam gol dalam tujuh laga awal Premier League 2016-2017.
Beberapa pihak sempat berharap ujung tombak Spanyol yang akan tampil adalah Alvaro Morata. Meski mantan penyerang Juventus itu memiliki banyak pengalaman menghadapi para pemain Italia, Lopetegui tetap memilih Costa sebagai pilihan pertama."Sebagian dari Anda telah mengetahui bahwa Diego Costa akan menjadi starter. Morata dalam kondisi yang baik, tetapi tidak mudah untuk bermain konsisten bersama Real Madrid," ucap Lopetegui.
BestProfit