Meski MU hanya mencatatkan satu tembakan ke arah gawang dari total tujuh kali percobaan dan satu tendangan sudut, Mourinho menilai Liverpool-lah yang seharusnya dikritik.Sepanjang laga, dengan penguasaan bola sebesar 65%, Liverpool tercatat melepaskan sembilan tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
"Musim lalu MU menang di sini. Liverpool punya 14 tembakan ke gawang dan MU punya satu," ujar Mourinho seperti dikutip dari ESPN FC."Berapa tembakan ke gawang yang dibuat Liverpool hari ini? Dua (statistik resmi mencatat tiga .red). Dua tembakan ke gawang dengan 65% penguasaan bola. Anda harus kritis ke Liverpool. Ini masalah mereka, bukan kami," katanya.
"Itulah permainan yang kami mainkan. Kami tidak mengontrol petandingan dengan menguasai bola sepanjang waktu," imbuh Mourinho.Permainan defensif Manchester United disebut-sebut sebagai biang hasil imbang 0-0 melawan Liverpool. Tapi Jose Mourinho tak sepakat dengan hal itu.
Permainan defensif yang diperagakan MU dalam pertandingan di Anfield, Selasa (18/10/2016) dinihari WIB, membuat penguasaan bola mereka hanya sebesar 35%. Itu merupakan total penguasaan bola terendah MU dalam sebuah laga Premier League sejak Opta melakukan pencatatan statistik pada 2003/2004.
Imbangi Liverpool, Mourinho: Kami Bermain Sangat Bagus | PT. Bestprofit Futures Surabaya
"Kami memiliki peluang bagus, saya pikir Zlatan (Ibrahimovic) bakal mencetak gol, tapi para pemain kami kehilangan ketajaman dari tengah lapangan. Saya berharap lebih banyak penetrasi (dari tengah)."Lebih lanjut kendati lebih banyak ditekan The Reds, Mourinho justru mengaku timnya lebih menguasai pertandingan.
"Ini adalah pertandingan yang sangat sulit, tapi lebih sulit bagi mereka ketimbang kami. Kami mengendalikan pertandingan dalam waktu yang lama dan memulai pertandingan dengan sangat bagus serta mengendalikannya," ujar Mou.
Manchester United sukses mencuri satu poin dari markas Liverpool, Selasa (18/10) dinihari WIB. Menurut pelatih Setan Merah Jose Mourinho, Liverpool adalah tim yang bagus dalam pertandingan itu."Mereka adalah tim yang bagus, tapi mereka bukanlah 'keajaiban dunia yang terakhir'. Secara taktik dari sudut pandang defensif, kami berhasil bermain dengan amat bagus," kata Mourinho.
Jurgen Klopp sesali Liverpool tidak sabar lawan MU | PT. Bestprofit Futures Surabaya
"Kami kehilangan kesabaran terlalu awal, itulah masalah dasarnya dan umpan-umpan kami lalu menjadi tidak lagi bagus. Kami memiliki 65 persen penguasaan bola, tetapi kami harus bermain lebih baik ketika Anda menguasai bola lebih sering. Saya tak mengira kami memiliki 10 atau 15 peluang," sambung dia dalam laman ESPN."Babak kedua mungkin kami pantas menang, namun pada akhirnya seri 0-0. Kabar baiknya adalah kami bertambah satu poin dan kami tidak kebobolan," kata dia lagi.
Jurgen Klopp meratapi penyelesaian akhir yang tidak maksimal Liverpool pada laga seri 0-0 melawan Manchester United Selasa dini hari tadi kendati timnya menguasai mayoritas pengendalian bola di Anfield.Tim asuhan Jose Mourinho berhasil membuat frustasi Liverpool dengan memasang formasi rapat yang membatasi tuan rumah dalam menciptakan peluang gol pada pertandingan ketat itu.
Kiper United David De Gea mementahkan dua peluang gol Liverpool dengan penyelamatan kelas dunia pada babak kedua. Pada menit 59, kiper asal Spanyol ini memblok tendangan Emre Can sebelum menghalau tendangan jarak jauh Philippe Coutinho.Hasil ini menghentikan laju empat kali menang berturut-turut Liverpool."Pertandingan sejak detik pertama sangat sibuk dan mungkin itu agak diinginkan oleh Man United. Kami tak menginginkan itu, jadi itu lebih menguntungkan mereka, ketimbang kami," kata Klopp.
PT BestProfit