Pada PON 2020 Papua mendatang, Yolla sudah tidak bisa tampil karena terganjal usia. Selama membela Jabar, Yolla dua kali mempersembahkan emas dari cabang voli indoor. Pada PON 2012 di lalu di Riau, Yolla juga mengantarkan Jabar meraih emas.
"Rasanya senang sekali bisa mendapatkan medali emas pada PON terakhir, apalagi ini mainnya di Jawa Barat. Medali emas ini saya persembahkan untuk keluarga dan tentunya publik Jawa Barat," kata Yolla saat ditemui wartawan seusai penyerahan medali.
Kendati tidak tampil pada PON empat tahun mendatang, Yolla percaya regenerasi atlet voli terus berjalan dan melanjutkan tradisi Jabar meraih emas di cabang voli putri.
Bintang tim voli putri Jawa Barat, Yolla Yulian sangat antusias bisa meraih medali PON XIX 2016. Emas terakhir PON ini terasa spesial, karena meraihnya di tanah kelahiran, Jawa Barat.
Tim voli putri Jabar menundukkan Jawa Timur di final dengan skor 3-0, Rabu (28/9/2016). Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Sabilulungan, Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung itu, Yolla tampil ngotot di partai final terakhir gelaran PON.
"Pemain muda Jabar sekarang bukan pemain biasa, mereka juga bagus. Paling nanti ada beberapa pemain lagi. Saya kira bisa juara," ungkap pevoli kelahiran Bandung, (14/5/1994)
Dia berpesan kepada para penerusnya tetap memiliki semangat juang tinggi. "Semoga tetap bikin bangga Jawa Barat, tetap semangat. Meskipun lawannya seberat apa pun, harus tetap menghadapinya dengan fokus dan konsentrasi," pesan Yolla kepada para juniornya.
Tim Voli Putra Jatim Rebut Medali Emas PON 5 Kali Beruntun | PT. Bestprofit Futures Pontianak
Pada gim pertama, sebetulnya Jateng hampir saja mencuri kemenangan. Sayang, setelah berulang kali memimpin perolehan poin, permainan mereka justru menurun mendekati poin kritis.Sebaliknya, Jatim justru mampu mengubah keadaan. Randy Tamamilang dkk menutup gim ini dengan skor tipis 28-26.Momentum ini berlanjut pada gim kedua. Penampilan Jatim kali ini lebih stabil. Berbanding terbalik, Jateng justru banyaj melakukan kesalahan. Terutama servis mereka yang kerap tersangkut di net. Jatim pun menang dengan skor mencolok 25-18.
Jatim mempertahankan permainan terbaik di gim terakhir. Meminimalkan kesalahan, anak buah Ibarsjah Djanu Tjahjono, mengakhiri gim ketiga dengan kedudukan 25-19.Kemenangan ini membuat Jatim berhak atas medali emas di PON Jabar 2016. Jateng dan Jabar berhak atas medali perak dan perunggu."Alhamdulillah kami bisa mempertahankan gelar juara. Ini adalah gelar kelima secara beruntun sejak PON 2000 silam," ucap Ibarsjah usai pertandingan.
Tim bola voli putra Jawa Timur (Jatim) sukses mempertahankan medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 untuk kelima kalinya. Gelar ini mereka dapatkan setelah mengalahkan Jawa Tengah (Jateng) dengan skor 3-0 (28-26, 25-18, 25-19) pada final PON Jawa Barat 2016, Rabu (28/9/2016).
Kemenangan Jatim di final ini menggenapi rekor kemenangan tanpa kehilangan satu gim pun sejak laga pertama di PON Jabar. "Bukannya kami jumawa, materi pemain Jatim lebih merata ketimbang tim lain. Siapa pun yang masuk, kekuatan kami tidak berkurang. Karena itu kami yakin kami bisa juara," ujar Johanes Koento, asisten manajer Jatim.
Banyak Dihuni Pemain Timnas, Pelatih Voli Jabar Sempat Kesulitan | PT. Bestprofit Futures Pontianak
Diakui pelatih tim voli indoor putri Risco Herlambang, sebenarnya untuk membesut tim Jabar terbilang sulit. Pasalnya beberapa pemain yang bergabung adalah pemain yang bersaing di ajang Proliga, kasta tertinggi kompetisi bola voli indoor."Pemain bintang itu susah buat saya untuk menyatu. Apalagi setelah Proliga, yang saya takutkan ada gesekan waktu kemarin di Proliga. Tapi alhamdulillah akhirnya itu bukan menjadi hambatan," kata Risco usai laga.Tim Jabar memang bertabur bintang karena mayoritas pemain timnas Indonesia.
Itu menjadi tantangan tersendiri bagi Risco untuk menyatukan tekad, guna meraih prestasi tertinggi bersama Jabar."Bisa dilihat juga ini seperti miniatur timnas. Justru tidak gampang menyatukan pemain timnas ini," lanjutnya.Risco mengatakan, butuh waktu untuk menyatukan para pemain bintang seperti Yolla Yuliana, Amalia Fajrina Nabila, dan Wilda Siti Nurfadillah dalam satu tim. Bahkan Risco mengamini permintaan dari anak asuhnya untuk dilakukan pemusatan agar bisa menjalin kekompakan.
"Kita lakukan pemusatan latihan beberapa waktu lalu. Dan untuk membuat mereka tidak jenuh dan biar kompak, malah saya silakan mereka mau liburan kemana. Mereka mau ke Disney Land, saya berikan," tuturnya.Tim voli indoor putri Jawa Barat memang cemerlang saat melawam tim putri Jawa Timur di final Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.
Bermain i Gelora Sabilulungan Si Jalak Harupat, Soreangan, Kabupaten Bandung, Rabu 28 September, Yolla Yuliana CS berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-17, 21-25) sekaligus mendulang medali emas bagi Jawa Barat. Perjalanan tim Jabar di ajang multi event empat tahunan tersebut terbilang mulus. Mereka selalu menang dengan skor telak 3-0. Sejak perdana menghadapi Riau, Sumatra Utara, hingga Jawa Timur hingga di laga penentuan, tim Jabar selalu menang.
Hasil kerja keras Risco menyatukan tim putri Jabar akhirnya berbuah manis. Dengan kegigihan serta kematangan tangan dinginnya, tim voli putri Jabar mampu melenggang mulus hingga meraih keping emas."Terimakasih banyak warga Jabar atas dukungannya. Heboh banget luar biasa. Alhamdulillah kita bisa dapat emas," pungkasnya.
Best Profit