Di akhir babak kedua, Atletico sempat mendapatkan hadiah penalti. Akan tetapi, eksekusi yang dilakukan Antoine Griezmann menghantam mistar gawang sehingga tim tuan rumah harus puas dengan kemenangan tipis.Dengan hasil ini, Atletico berhak menempati peringkat teratas klasemen sementara grup dengan perolehan enam poin. Bayern berada di urutan kedua dengan tiga poin. Di menit 12, kesalahan di lini belakang Bayern nyaris berakibat fatal. Javi Martinez terlalu lama menggocek bola sehingga bisa dirampas Fernando Torres, tapi sebelum melakukan penyelesaian bek tengah Bayern itu bisa meredam.
Semenit kemudian, Bayern membuat serangan berbahaya. Umpan lambung Thiago Alcantara diteruskan Thomas Mueller dengan tembakan dari dalam kotak penalti tapi Jan Oblak masih mampu menepis bola.Kedua tim mulai banyak menghasilkan peluang. Di menit 19, Manuel Neuer mendapatkan ujian pertamanya saat meninju tembakan Yannick Carrasco dari dalam kotak penalti.
Peluang terbaik di pertandingan ini muncul di menit 22 dari Atletico. Dari sepak pojok, Torres menyambut bola dengan sundulan yang menghantam tiang gawang Bayern.Atletico kembali menciptakan peluang berbahaya di menit 34. Umpan cantik Koke menemui Torres di tepi kotak penalti, tapi penyelesaiannya hanya bersarang di jala luar gawang.
Semenit kemudian, Atletico pun akhirnya membuat gol pembuka. Berawal dari kesalahan di lini tengah Bayern, bola dikuasai Carrasco yang diakhiri dengan sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai tiang sebelum meluncur ke gawang. Atletico memimpin 1-0.Di menit 39, Bayern nyaris menciptakan gol penyama. Franck Ribery mendapatkan bola di dalam kotak tapi tembakannya melenceng.
Selepas restart, Bayern masih mencoba mengejar ketinggalannya. Di menit 50, tandukan Mueller menyambut sepak pojok Ribery tapi bola masih melebar tipis dari gawang Atletico.Carrasco kembali membuat Bayern kerepotan. Di menit 67, Carrasco menusuk kotak penalti untuk melepaskan tembakan ke tiang jauh yang membuat Neuer menepis bola dengan susah payah.
Atletico Madrid berhasil memaksimalkan laga kandangnya saat menjamu Bayern Munich. Angka penuh diraih Atletico setelah mengalahkan Bayern dengan skor 1-0.Memainkan pertandingan di Vicente Calderon, Madrid, Kamis (29/9/2016) dinihari WIB, Yannick Carrasco menjadi pembeda kedua tim. Gelandang Belgia itu tampil sebagai pahlawan Atletico setelah mencetak satu-satunya gol di menit 35.
Di menit 81, kerjasama Arjen Robben-Vidal di pinggir kotak penalti di akhiri winger Belanda itu dengan tembakan melengkung. Namun masih melebar. Tiga menit kemudian, Atletico mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran Vidal kepada Saul. Antoine Griezmann maju sebagai algojo. Sial bagi Atletico, tembakan Griezmann membentur gawang sehingga skor pun masih tetap 1-0.Di menit-menit akhir, Atletico kembali mendapatkan peluang emas. Diego Godin memperoleh bola di dalam kotak tapi tembakannya bisa diredam.
Atletico puncaki klasemen usai bungkam Bayern Muenchen 1-0 | PT. Bestprofit Futures Surabaya
Gol tunggal kemenangan Atletico Madrid dicetak pemain asal Belgia bernomor punggung 10, Yannick Ferreira Carrasco, pada 10 menit sebelum babak pertama selesai melalui skema serangan balik. Muenchen yang menerapkan taktik penguasaan bola dikejutkan dengan aksi Fernando Torres yang mencuri bola dari kaki bek Muenchen, Javi Martinez. Torres kemudian menggiring bola masuk ke dalam kotak penalti namun gagal mencetak gol pada menit 11.
Bayern mengancam gawang Jan Oblak lewat sepakan Thomas Muller setelah menerima umpan Thiago Alcantara, namun berhasil diamankan kiper Atletico pada menit 13. Tandukan Torres pun membentur tiang gawang padahal kiper Muenchen sudah mati langkah saat bekas penyerang Liverpool itu tak terkawal menanduk umpan tendangan penjuru pada menit 22.
Melalui sebuah skema serangan balik yang dibangun Antoine Griezmann dari sisi kiri, Yannick Ferreira Carrasco, membawa Atletico unggul 1-0 melalui sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit 35. Pada babak kedua, Bayern memasukkan pemain sayap lincah Arjen Robben untuk menggantikan Thomas Muller.
Atletico Madrid naik ke puncak klasemen Grup D usai mengalahkan Bayern Muenchen 1-0 pada pertandingan kedua fase grup Liga Champions di Stadion Vicente Calderón, Madrid, Kamis dini hari WIB. Pasukan Diego Simeone mendominasi klasemen Grup D dengan enam poin hasil dua kemenangan, unggul tiga poin dari Bayern Muenchen pada posisi kedua.
Namun Atletico yang kembali memiliki peluang dari tendangan Carrasco pada menit 68. Beruntung sepakan keras itu bisa ditepis Neuer sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Arjen Robben mengancam gawang Atletico saat terlepas dari kawalan pemain bertahan kemudian masuk ke kotak penalti untuk melepaskan tembakan yang tidak juga berbuah gol. Skor 1-0 bertahan hingga laga selesai. Statistik UEFA mencatat Muenchen menguasai 63 persen berbanding 37 persen penguasaan bola. Namun Atletico bisa melepaskan lima sepakan on target sementara Muenchen hanya empat.
Ancelotti Nilai Muenchen Kurang Menggigit | PT. Bestprofit Futures Surabaya
Kekalahan ini juga terasa menyakitkan karena Thomas Mueller dan kawan-kawan lebih banyak menguasai bola hingga 63%. “Kami tidak terlalu menggigit dan kurang determinasi. Kami bisa dengan mudah kehilangan kontrol bola dan memberi ruang untuk lawan melakukan serangan balik cepat. Selain itu, permainan kami juga terlalu lamban,” kata Ancelotti.
Mantan pelatih Real Madrid itu meneruskan, “Kami memang mengontrol jalannya pertandingan, tapi terlalu pelan. Melawan Atletico, kita harus bermain sangat cepat, lebih efisien, dan memanfaatkan semua peluang yang dimiliki. Atletico bermain sesuatu yang kami duga. Seharusnya kami bisa bermain lebih bagus lagi. Memang kami sempat mengawalinya dengan baik sebelum akhirnya sedikit menurun.”Sebenarnya, kata Ancelotti, tidak ada perbedaan pada permainan Atletico dari tahun-tahun sebelum-sebelumnya dan mereka bermain sesuai yang diduga.
“Tim mereka masih tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada beberapa pemain baru dan bermain lebih ke dalam serta memiliki penyerang-penyerang cepat. Tapi gaya permainan mereka masih tetap sama. Tapi memang Vicente Calderon adalah stadion yang sangat sulit dan Atletico adalah lawan yang tangguh dan sangat sulit dikalahkan. Setiap kali menelan kekalahan tentu saja menyedihkan. Tapi, kami masih bisa keluar sebagai juara Grup D. Syaratnya, kami harus bisa mengalahkan Atletico di kandang kami nanti,” pungkas mantan pelatih AC Milan, PSG, dan Chelsea itu.
Pelatih Bayern Muenchen Carlo Ancelotti menilai timnya kurang menggigit dan minim determinasi saat kalah 0-1 dari tuan rumah Atletico pada laga kedua Grup D Liga Champions di Vicente Calderon, Rabu (28/9) malam waktu setempat atau Kamis (29/9) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Rojiblancos dicetak striker internasional Belgia Yannick Carrasco pada menit ke-35.
Kekalahan ini mengulangi kekalahan di semifinal Liga Champions musim lalu. Pasukan Diego Simeone itu menghentikan laju Muenchen yang saat itu masih dilatih Pep Guardiola. Kekalahan ini juga melanjutkan dominasi tim-tim Spanyol atas raksasa Jerman tersebut di Liga Champions pada tiga tahun terakhir. Langkah Die Roten pada ajang kompetisi antarklub paling elite di dunia itu selalu terhenti dari tim-tim Spanyol di babak semifinal yaitu Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.
Best Profit