Beragam tarian pun akan hadir. Sementara para atlet dan rombongan kontingen, mereka juga akan kembali tampil dalam deville. Jika tidak ada hambatan, rombongan akan keluar dari empat sudut stadion untuk menuju ke tengah lapangan."Para atlet kita akan baurkan (dengan penampil lain) dan mereka kita latih untuk untuk stage act sehingga akan keluar sebagai sebuah seni pertunjukkan," jelas Satria.Serah terima pataka juga akan dilakukan dari perwakilan Jabar kepada KONI dan Papua yang akan jadi tuan rumah PON 2020. "Kegiatan akan ditutup dengan penampilan Doel Sumbang dan Kikan (eks vokalis Coklat Band)," ucapnya.
Sementara sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana di Sumedang dan Garut, dalam kegiatan penutupan nanti juga akan dilakukan doa bersama. "Kita akan berdoa bersama 27 ribu orang. Kita akan kirim doa kepada saudara-saudara kita di Sumedang dan Garut,"tandasnya.Penonton yang ingin menyaksikan upacara penutupan sudah disediakan tiket oleh panitia sebanyak 27 ribu di tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage.
Koordinasi panitia saat upacara penutupan berlangsung akan dibantu oleh masyarakat yang tinggal disekitar stadion, contohnya mengajak mereka untuk tidak membawa kendaraan karena keterbatasan lahan parkir, yang hanya mampu menampung sekira 1800-an jumlah total kendaraan.Saat penutupan berlangsung panitia bidang upacara akan menjalankan intruksi Gubernur Aher, agar ajang PON 2016 bisa melibatkan semua elemen masyarakat seperti; seniman, petugas kebersihan, kelompok UKM dan jasa, wirausaha, dan masyarakat pada umumnya.
Satria menjelaskan bahwa upacara penutupan selain melibatkan seluruh elemen masyarakat, juga ingin memberi dampak perkembangan ekonomi daerah selama PON 2016. Misalnya, pengenalan produk payung khas Tasikmalaya."Menjelang upacara penutupan, panitia sudah menyusun dan menyiapkan buku berupa panduan, agar bisa mengarahkan penonton supaya kondusif saat berlangsungnya acara," tutup Satria.
Upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis (29/9/2016) malam. Akan ada beragam kemeriahan dalam menutup pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Produser Pelaksana Pembukaan/Penutupan PON XIX Satria Yanuar Akbar mengatakan, nuansa penutupan nanti akan berbeda dengan pembukaan. Jika pada pembukaan PON nuansa kemeriahan sangat kental dengan nuansa Jawa Barat (Jabar), suasana nanti justru akan lebih kaya.Dalam penutupan nanti, ia mengaku ingin menyatukan seluruh elemen yang terlibat dalam PON. Jika selama perhelatan PON semua daerah bersaing satu sama lain, saat penutupan justru sebaliknya.
"Setelah 12 hari bertanding, kita harus kembali pada keberagaman dan kekerabatan Indonesia. PON bukan isu untuk siapa yang menang dan kalah, tapi menjahit kebersamaan dan semangat untuk membangun negeri kita," kata Satria. Konsep penutupan PON sendiri akan diperkuat dengan pagelaran selama 90 menit. Di awal acara, akan tampil Diva asal Sumedang yaitu Rossa. Ia akan tampil dengan diiringi orkestra dari Cekoslovakia. Sebanyak 500 pemain angklung juga akan tampil dengan balutan multimedia yang mengesankan perpaduan suguhan tradisional dan futuristik.
Belajar dari Upacara Pembukaan, Persiapan Penutupan PON Libatkan Masyarakat | PT. Bestprofit Futures Equity
Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, tinggal menyisakan satu hari lagi. Hari ini, Rabu (28/9/2016) akan jadi hari terakhir semua cabang dipertandingkan dan pada Kamis 29 September mendatang, hanya akan difokuskan pada Upacara Penutupan PON. Mengingat panitia Upacara Pembukaan PON sempat kewalahan, menjelang penutupan PB PON XIX akan turut melibatkan semua unsur masyarakat. Terutama yang berada di sekitar venue penutupan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
"Gambaran persiapan penutupan hampir sama dengan pembukaan secara garis besar,” terang Satria Yanuar Akbar, Manajer Tim Kreatif Bidang Upacara PB PON XIX 2016 Jawa Barat, dikutip situs resmi PON. “Namun segala kendala yang terjadi saat pembukaan harus diminimalisir. Pada hari H pembukaan panitia kewalahan karena tidak siap menghadapi cuaca yang buruk," tambahnya. Soal keterlibatan semua elemen masyarakat sekitar ini, disebutkan sudah sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), di mana masyarakat dari unsur seniman, petugas kebersihan, kelompok UKM dan jasa, wirausaha dan masyarakat umum.
Selain itu, panitia juga menyatakan bahwa mereka sudah menyiapkan 27 ribu tiket untuk masyarakat yang ingin menonton upacara penutupan. "Menjelang upacara penutupan, panitia sudah menyusun dan menyiapkan buku berupa panduan, agar bisa mengarahkan penonton supaya kondusif saat berlangsungnya acara," tuntasnya.
PON 2016 - Aher belum mau sebut Jabar juara umum | PT. Bestprofit Futures Equity
Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Umum PB PON XIX/2016 Ahmad Heryawan hingga kini belum mau menyebutkan Kontingen Jawa Barat sebagai juara umum PON walaupun posisi tuan rumah sudah memperoleh 192 medali emas (Selasa, pukul 19.43 WIB).
Ketika ditanyakan apakah dirinya memiliki nazar jika Jawa Barat berhasil menjadi juara umum PON XIX/2016, Aher menuturkan tidak memiliki nazar khusus."Nazar-nya enggak ada cuma yang pasti kalau menang saya akan bersyukur sekali sama Allah SWT," ujar dia.
"Kita lihat saja nanti, Jabar juara umum atau tidak kan masih ada sisa pertandingan satu hari ini. Masih ada medali yang dipertandingan hingga besok," kata Ahmad Heryawan, di Media Center Utama PON XIX, di Kota Bandung, Selasa.
Pria yang akrab disapa Aher ini menuturkan masih terlalu dini untuk menyebutkan Jawa Barat sebagai juara umum PON XIX namun dirinya mengapresiasi perolehan medali emas yang jauh dibanding lawan lainnya. "Dan memang mungkin agak sulit menyusul tapi nantilah. Mudah-mudahan bisa demikian," ujarnya.
Dirinya berharap seluruh pertandingan PON XIX tetap berjalan lancar hingga hari terakhir dan Jawa Barat sebagai tuan rumah bisa menjadi tuan rumah yang memuaskan para kontingen pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.
Best Profit