PT. Bestprofit Futures Blog

Sejak masa Millenium yang baru, PT. Bestprofit Futures berkeyakinan bahwa perekonomian akan terus semakin membaik. Dengan berlandaskan peraturan dan kebijakan yang telah ada di PT. Bestprofit Futures menetapkan bisnisnya dengan spesifikasi layanan transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta.

Official Website

PT Bestprofit Futures
Profil PT Bestprofit Futures
Legalitas PT Bestprofit Futures
Fasilitas dan Layanan
  • DROPDOWN MENU
Home » PT Bestprofit Futures Banjarmasin » Cukai Plastik Bisa Turunkan Pertumbuhan Industri

Cukai Plastik Bisa Turunkan Pertumbuhan Industri

Posted by PT. Bestprofit Futures Blog on Selasa, 07 Februari 2017
Label: PT Bestprofit Futures Banjarmasin


Airlangga menganggap peraturan pengenaan cukai berlawanan dengan kebijakan | PT Bestprofit Futures Banjarmasin 

PT Bestprofit Futures Banjarmasin

Kementerian Perindustrian mencatat ada empat subsektor industri yang berkontribusi paling besar terhadap pertumbuhan industri nonmigas pada triwulan III-2016. Keempatnya adalah industri makanan dan minuman sebesar 33,61 persen; industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik sebesar 10,68 persen; industri alat angkutan sebesar 10,35 persen; serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional sebesar 10,05 persen.

Kemasan plastik berperan penting dalam rantai pasok bagi sektor industri strategis tersebut. Berdasarkan Rencana IndukPembangunan Industri Nasional (RIPIN), Kementerian Perindustrian menetapkan industri plastik hilir sebagai sektor prioritas pengembangan pada tahun 2015-2019.
Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih meminta pengenaan cukai plastik tahun ini ditunda. Pengenaan cukai dianggap akan menjadi beban berat bagi pengembangan daya saing IKM nasional.

“Kalau bisa ditunda, biar IKM-nya siap dulu. Anggaplah penundaan pengenaan cukai plastik ini sebagai insentif bagi IKM. Jangan terus digrogoti,” ujarnya. Airlangga menganggap peraturan pengenaan cukai berlawanan dengan kebijakan-kebijakan yangtelah dibuat untuk mengoptimalkan kinerja industri dalam negeri. Indutri yang paling terpukul dengan dampak cukai ini adalah industri makanan dan minuman yang sangat membutuhkan plastik sebagai wadah kemasan.

Padahal selama ini sektor pangan menjadi motor pertumbuhan industri nonmigas. Pada triwulan III-2016, kinerja industri makanan dan minuman tumbuh 9,8 persen. Angka ini hampir dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya cukai plastik, pertumbuhan sektor nonmigas tahun ini bisa.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan penerapan cukai plastik bisa melemahkan daya saing dan menurunkan pertumbuhan industri, terutama sektor manufaktur di dalam negeri nasional. Karena plastik sangat berperan besar dalam rantai pasok industri tersebut.

Menurutnya pertumbuhan sektor manufaktur perlu dipacu untuk mendongkrak perekonomian. Apalagi sektor ini punya kontribusi besar dalam penerimaan devisa dari ekspor, penyerapan tenaga yang besar, dan mendorong pemerataan bagi kesejahteraan masyarakat.  “Kalau cukai naik, industri bisa tergerus. Ini tentu mengkhawatirkan. Rumus ekonominya, jika ada pembebanan yang membuat harga lebih tinggi, permintaan akan turun,” kata Airlangga dalam keterangannya, Senin (6/2).

Masyarakat Menengah Dorong Pertumbuhan Industri Mamin | PT Bestprofit Futures Banjarmasin

Airlangga menuturkan, pertumbuhan industri mamin diantaranya ditunjang oleh‎ meningkatnya pendapatan masyarakat dan tumbuhnya populasi kelas menengah. "Populasi ini disertai dengan  kecenderungan pola konsumsi masyarakat yang mengarah untuk mengkonsumsi produk-produk pangan olahan ready to eat," kata Airlangga dalam diskusi di Kementerian Perindustria, Selasa (7/2)
‎Menurutnya, ‎industri mamin juga memiliki peranan penting dalam pembangunan sektor industri terutama berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) industri non-migas. Peranan subsektor industri ini menjadi yang terbesar dibandingkan subsektor lainnya yaitu 33,6 persen pada kuartal III 2016.

Pada tahun lalu, sumbangan nilai ekspor produk mamin mencapai 19 miliar dolar AS, mengalami neraca perdagangan yang positif bila dibandingkan dengan impor produk makanan dan minuman pada periode sama sebesar 9,64 miliar dolar AS."Di samping itu dapat dilihat dari perkembangan realisasi investasi sektor industri makanan hingga kuartal III 2016 sebesar Rp 24 trili‎un untuk Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 1,6 miliar dolar AS," ujarnya.

Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar di luar sektor minyak dan gas (migas). Pertumbuhan industri pun diprediksi masih akan berlanjut dengan kondisi perekonomian dalam negeri yang mulai membaik.Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, ‎industri ini menjadi sektor yang strategis dan mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan. Hal ini ditujukan denga laju pertumbuhan industri ‎mamin pada kuartal III 2016 yang sebesar 9,82 persen‎. Bahkan, pertumbuhan industri mamin ini lebih tinggi dari total pertumbuhan industri pada periode yang sama yaitu sebesar 4,71 persen.

Ini Tantangan Industri Makanan dan Minuman  | PT Bestprofit Futures Banjarmasin

Menperin Airlangga Hartarto mengatakan, industri makanan dan minuman mengalami pertumbuhan cukup pesat hingga kuartal III 2016, dengan pertumbuhan sebesar 9,82 persen.Angka tersebut melampaui pertumbuhan industri nasional sebesar 4,71 persen pada periode yang sama."Pertumbuhan ini disebabkan oleh meningkatnya pendapatan masyarakat, tumbuhnya populasi kelas menengah yang disertai kecenderungan pola konsumsi masyarakat yang mengarah untuk mengonsumsi produk-produk pangan olahan," ujar Airlangga.Dari data Kemenperin, industri makanan dan minuman juga menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 33,6 persen pada kuartal III 2016.Sedangkan untuk nilai ekspor produk makanan dan minuman sepanjang 2016 mencapai 19 miliar dollar AS.
"Dapat dilihat dari perkembangan realisasi investasi sektor industri makanan sampai dengan kuartal III 2016 sebesar Rp 24 triliun untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 1,6 miliar dollar AS," ungkapnya.

Memasuki tahun 2017 atau tahun Ayam Api dalam kalender Tionghoa, tantangan industri makanan dan minuman akan semakin beragam.Oleh sebab itu, pemerintah sedianya harus selalu mendukung industri ini agar tetap bertumbuh karena hingga kuartal III 2016 lalu industri ini tumbuh dengan pesat.Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dalam acara breakfast meeting industri makanan dan minuman di Kemenperin, Jakarta, Selasa (7/2/2017).
Apa saja tantangan bagi industri makanan dan minuman ke depan?Pertama, sertifikasi halal. "Ini merupakan tantangan, tapi jangan sampai industri ini mengalami hambatan," papar Airlangga.

Kedua, selain sertifikasi halal, industri makanan dan minum juga menghadapi tantangan terkait kemasan produk yang ramah lingkungan."Salah satu juga yang menjadi konsen adalah mengenai packaging (kemasan) itu sendiri. Jadi ada kemasan yang ramah lingkungan dan yang tidak ramah lingkungan, tetapi bisa didaur ulang," lanjut dia.Jika melihat kemasan produk industri makan dan minuman di Indonesia saat ini terbagi-bagi dalam bahan kemasan yang berbeda-beda, yakni mulai dari plastik, kertas, dan kaleng.

Menurut dia, kalau pengelolaan sampah baik, maka hal itu akan memudahkan industri. Sayangnya, masyarakat Indonesia belum terbiasa melakukan pemisahan sampah dari tingkat konsumen. Sehingga, sampah plastik, alumunium, sampah kertas jadi satu."Padahal, kalau pemisahan sampah ini dilakukan, pasti pelaku industri dapat menyerap (daur ulang sampah)," ujar Airlangga.

Best profit 

0 Response to " Cukai Plastik Bisa Turunkan Pertumbuhan Industri"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social Media

PT Bestprofit Futures

  • PT Bestprofit Futures
  • PT Bestprofit Futures
  • PT Bestprofit Futures
  • PT Bestprofit Futures Pekanbaru
  • PT Bestprofit Futures Banjarmasin
  • PT Bestprofit Futures Medan
  • PT Bestprofit Futures Bandung
  • PT Bestprofit Futures Mayapada
  • PT Bestprofit Futures Malang
  • PT Bestprofit Futures Surabaya
  • PT Bestprofit Futures Pontianak
  • PT Bestprofit Futures Jambi
  • PT Bestprofit Futures Equity Tower
  • PT Bestprofit Futures Pusat
  • PT Bestprofit Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • UU Tak Melarang Politisi Jadi Dewan Komisioner OJK
    Presiden akan menetapkan 7 nama sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK | PT Bestprofit Futures Mayapada  Waktu pendaftaran Dewan Komisi...
  • Investor Baru Bursa Bertambah 101.887 SID di 2016
    (BEI) terus memperluas basis pelaku pasar (investor) | PT Bestprofit Futures Pusat "Rasio investor aktif per bulan terhadap total ...
  • Asuransi Didorong Biayai Proyek Infrastruktur
    Tinggal bagaimana kita memfasilitasi agar bisa menguntungkan | PT Bestprofit Futures Equity Jadi dana proyek infrastruktur tidak ha...
  • Dinamika Politik Global Menentukan Pemulihan Ekonomi Dunia
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) dan para panelis dalam Investor Gathering 2017 LPEI | PT Bestprofit Futures  ...
  • Kementan Targetkan 1.000 Toko Tani di Jabodetabek
    Sementara Kementan melakukan penghitungan harga di tingkat petani, Tjahja melanjutkan, pihaknya menentukan harga ritel. Maksudnya, harga ...
  • Ajang Pertemuan Dunia Usaha dan Insan Pers
    Ia optimis kegiatan ini dapat mewujudkan tujuan baik karena pada kegiatan pameran kali ini, dunia usaha berkolaborasi langsung dengan dun...
  • Pemerintah akan Salurkan Bansos ke 1,4 Juta KPM
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani | PT Bestrpofit Futurse Bandung  "Penyalur...
  • Belanja Pemerintah Rendah, Pertumbuhan Ekonomi 2016 di Bawah Target
    Pada kuartal IV-2016, BPS mencatat pertumbuhan konsumsi pemerintah menurun 4,05 persen. Penurunan ini lebih besar dibanding kuartal sebel...
  • 14.500 Sambungan Jargas Baru Dibangun
    Konsep besarnya jelas Dirjen pemerintah pusa ingin Kalimatan terutma Kaltim mempunya infrastruktur gas yang terintegrasi karena ada sumbe...
  • Pelindo II/IPC Bidik Pendapatan Sebesar Rp10,5 Triliun
    Strategi kedua, kata dia, dengan revenue enhancement. Langkah-langkah peningkatan pendapatan ditempuh dengan cara menambah mitra-mitra ba...

Label

  • PT Beastprofit Futures Surabaya
  • PT Besprofit Futures Bandung
  • PT Besprofit Futures Surabaya
  • PT Bestprofit Futures Pekanbaru
  • PT Bestprofit Futures
  • PT Bestprofit Futures Bandung
  • PT Bestprofit Futures Banjarmasin
  • PT Bestprofit Futures Equity
  • PT Bestprofit Futures Jambi
  • PT Bestprofit Futures Malang
  • PT Bestprofit Futures Mayapada
  • PT Bestprofit Futures Medan
  • PT Bestprofit Futures Pekanbaru
  • PT Bestprofit Futures Pontianak
  • PT Bestprofit Futures Pusat
  • PT Bestprofit Futures Surabaya
  • PT Bestprofit Fuures Pusat
  • PT Bestprofit Pusat
  • PT Bestprofitn Futures Mayapada
  • PT Bestrpofit Futures
  • PT Bestrpofit Futures Bandung
  • PT Bestrpofit Futures Banjarmasin
  • PT Bestrpofit Futures Equity
  • PT Bestrpofit Futures Malang
  • PT Bestrpofit Futures Medan
  • PT Bestrpofit Futures Pekanbaru
  • PT Bestrpofit Futures Pontianak
  • PT Bestrpofit Futures Pusat
  • PT Betprofit Futures Banjarmasin
  • PT Betsprofit Futugres Malang
  • PT Betsprofit Futures Banjarmasin
  • PT Betsprofit Futures Equity
  • PT Betsprofit Futures Malang
  • PT Betsprofit Futures Mayapada
  • PT Betsprofit Futures Medan
  • PT Betsprofit Futures Pekanbaru
  • PT Betsprofit Futures Pontianak
  • PT Betsprofit Futures Pusat
  • PT Betsprofit Futures Surabaya
  • PT. Bestprofit Futures
  • PT. Bestprofit Futures Bandung
  • PT. Bestprofit Futures Banjarmasin
  • PT. Bestprofit Futures Equity
  • PT. Bestprofit Futures Jambi
  • PT. Bestprofit Futures Malang
  • PT. Bestprofit Futures Mayapada
  • PT. Bestprofit Futures Medan
  • PT. Bestprofit Futures Pekanbaru
  • PT. Bestprofit Futures Pontianak
  • PT. Bestprofit Futures Pusat
  • PT. Bestprofit Futures Surabaya
  • PT. Bestprofitn Futures Mayapada
  • PT. Bestsrpofit Futures
Copyright 2014 PT. Bestprofit Futures Blog . All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger