Mengingat Lorenzo masih berada di bawah kontrak bersama Yamaha sampai 31 Desember 2016. Ducati berharap X-Fuera bisa beradaptasi dengan motor Desmosedici mesin 2017 seminggu kemudian atau setelah tes pramusim pertama di gelar.Ducati pun menyewa Sirkuit Jerez sebagai tempat pengujian motor Desmosedici mesin 2017 yang dikendarai Lorenzo. Namun sial tim Garpu Tala menolak mengizinkan pemilik nomor 99 untuk mengikuti pengujian kedua bersama calon tim barunya tersebut.
Hal inilah yang membuat Manajer Ducati, Davide Tardozzi berang. "Kami mencoba berpikir positif tentang situasi ini. Tapi, kami malah menemui jalan buntu," ujarnya, seperti dikutip dari GPxtra, Selasa (11/10/2016).ituasi ini sebelumnya pernah menimpa Valentino Rossi sewaktu memutuskan pindah ke tim Ducati. Saat itu Yamaha sempat menjegal juara dunia sembilan kali itu untuk menjajal motor anyarnya. Seiring waktu, akhirnya tim Pabrikan Jepang itu memberikan izin.
Tapi ketika berbicara tentang Lorenzo, Yamaha nampaknya masih enggan untuk melepaskan pembalap asal Spanyol untuk ikut tes tersebut. Hingga saat ini belum ada penjelasan kenapa mereka tidak mengizinkan pacar Nuria.Walaupun Lorenzo belum mendapatkan izin dari Yamaha. Ducati tetap akan menjalani pengujian bersama Michele Pirro sebagai test rider di Jerez.
Tim MotoGP, Movistar Yamaha, memantik emosi kubu Ducati. Yamaha menolak melepas Jorge Lorenzo untuk mengikuti tes bersama Ducati di Sirkuit Jerez, Spanyol, seminggu setelah seri terakhir MotoGP di Grand Prix Valencia berakhir.Seperti diketahui, Lorenzo akan resmi bergabung dengan Ducati mulai Januari 2017. Namun, hingga Desember mendatang, pembalap asal Spanyol itu masih terikat kontrak dengan Yamaha.Pekan lalu, Dorna Sports selaku operator MotoGP merilis jadwal tes pramusim yang berlangsung pada November 2016 hingga Maret 2017 mendatang. Pengujian pertama rencananya akan digelar pada bulan depan (15-16) atau setelah seri terakhir selesai.
Yamaha Cekal Lorenzo Jajal Motor Ducati di Jerez, Kenapa | PT. Bestprofit Futures Pusat
Di sisi lain, Ducati bahkan telah memperbolehkan Andrea Ianonne untuk menguji motor baru Suzuki yang akan ia gunakan padan musim 2017. Permintaan Ducati kepada Yamaha dijawab negatif."Kami mencoba untuk membuka situasi di segala kemungkinan, tapi kami menghadapi tembok. Kami bahkan tidak berpikir melarang Ianonne mengetes motor baru. Kami percaya bahwa di lingkungan sportifitas, hal ini sebaiknya lumrah terjadi," kata Tardozzi sebagaimana dikutip Motorsport.
Ducati menjadwalkan dua sesi uji coba pada tahun ini. Pada waktu yang bersamaan, Yamaha telah meminta Maverick Vinales sebagai pengganti Lorenzo menguji coba YZR-M1 untuk musim depan.
Dengan begini, Lorenzo baru bisa ikut uji coba pada pra musim tahun depan yang dijadwalkan pada 30 Januari-1 Februari 2017.
Jorge Lorenzo memastikan diri hengkang ke Ducati pada musim depan. Meskipun demikian, ia belum bisa melakukan uji coba motor barunya dalam waktu dekat karena masih terikat kontrak dengan tim Movistar Yamaha hingga akhir tahun ini.
Direktur Olahraga Ducati, Davide Tardozzi mengungkapkan Yamaha melarang Lorenzo menguji Desmosedici di Jerez pada 23-24 November sebagai persiapan untuk musim berikutnya. Padahal menurut jadwal, Lorenzo mulai uji coba motor 2017 dua hari setelah balapan terakhir di Valencia.
Diajak Tes Motor Ducati, Yamaha Larang Lorenzo | PT. Bestprofit Futures Pusat
Jorge Lorenzo sudah pasti meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan Ducati di akhir MotoGP 2016. Namun, bukan berarti Lorenzo sudah menjadi milik Ducati. Hingga akhir musim, Lorenzo diminta untuk tetap fokus bersama Yamaha.Namun, Tardozzi tak habis pikir dengan sikap Yamaha yang seperti itu.Padahal, Ducati memberikan keringanan kepada Suzuki yang mengajak Andrea Iannone menguji motor pada waktu tersebut.Di lain pihak, Suzuki juga memberikan izin kepada Maverick Vinales untuk menjajal motor Yamaha sebelum resmi menggantikan peran Lorenzo.
Keputusan hengkang ke Ducati sudah diumumkan Lorenzo setelah beberapa seri musim ini. Berbagai spekulasi mengenai penyebab kepindahan Lorenzo merebak. Namun, satu hal yang pasti Lorenzo merasa tertantang membawa Ducati kembali menjadi juara dunia.Masalahnya, Lorenzo sama sekali belum mengenal karakter motor Ducati Desmosedici. Itu karena Lorenzo sudah terbiasa dengan karakter motor Yamaha yang sudah ditungganginya sejak memulai debut di MotoGP pada 2008.
Karena membutuhkan waktu untuk beradaptasi, Ducati pun mengajak Lorenzo untuk menjajal motor mereka pada sesi tes di Sirkuit Jerez, 23-24 November 2016. Kebetulan, ada kesempatan untuk semua tim menguji motor mereka selama dua hari usai seri terakhir MotoGP Valencia, 13 November 2016.Setelah dua hari sesi tes tersebut, X-Fuera tak akan kembali ke lintasan dengan motor Ducati hingga tes pramusim pertama 2017 pada 30 Januari-1 Februari 2017. Sayang, ajakan tersebut mendapat penolakan dari Yamaha.
"Kami mencoba untuk membuka situasi dalam setiap segala kemungkinan. Tapi, kami dihadapkan pada sebuah dinding. Kami percaya di lingkungan seperti ini seharusnya sikap sportif menjadi hal yang umum," ungkap Direktur Olahraga Ducati, Davide Tardozzi, seperti dilansir Motorsport.Yamaha memang memiliki hak untuk menolak permintaan tersebut. Pasalnya, kontrak Lorenzo bersama Yamaha baru akan berakhir pada 31 Desember 2016.
Best Profit