"Kami mengalami banyak kesulitan pada babak pertama, tetapi di babak kedua tidak terlalu. Tim lawan tampil sangat baik dan pertandingan tandang selalu menyulitkan," ucap Zidane kepada AS.
"Hal terpenting adalah kami dapat terus bermain dengan menunjukkan kerja keras dan selalu meningkatkan diri.
Kami layak mendapatkan kemenangan, tetapi lawan juga tampil sangat baik," ujarnya.Zidane pun tak lupa memberikan pujian kepada performa gemilang James dan Benzema yang telah menghadirkan kemenangan bagi tim.
Dia juga menyebut bahwa semua pemain berhasil menjalankan perannya masing-masing dengan sama baiknya."Mereka adalah pemain berbakat dan bisa membuat perbedaan. James dan Karim tampil sangat baik, tetapi yang terpenting adalah apa yang berhasil dilakukan oleh tim," tutur Zidane.
"Terutama, bagi James, saya sangat senang dengan penampilannya. Tidak hanya soal golnya, tetapi atas apa yang telah ia lakukan hari ini bermain di belakang Karim,"
Real Madrid berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Espanyol di Stadion RCDE, Minggu (18/9/2016).
Namun, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui bahwa Los Periquitos, julukan Espanyol, mengalami peningkatan kualitas pada musim ini.Real Madrid berhasil menang berkat gol James Rodriguez dari luar kotak penalti pada menit ke-45+2.
Keunggulan Los Merengues bertambah melalui gol ke-300 Karim Benzema untuk klub di semua kompetisi pada menit ke-72.
Tampil tanpa Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, diakui pelatih Zinedine Zidane telah membuat Madrid kesulitan menembus pertahanan Espanyol.Pelatih berusia 44 tahun itu pun mengaku takjub dengan kemajuan yang telah dibuat pelatih Quique Flores Sanchez bersama Periquitos.
Real Madrid Menang atas Espanyol, Zidane Samai Guardiola | PT. Bestprofit Futures Jambi
Dihitung dari musim lalu, Real Madrid di bawah Zidane membukukan 16 kemenangan beruntun. Dia menyamai catatan Guardiola bersama Barcelona pada 2010-2011.Pada pertandingan di kandang Espanyol itu, Real Madrid tampil tanpa Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale yang mengalami gangguan kesehatan. Namun, mereka tetap bisa mendominasi jalannya pertandingan.
Real Madrid menguasai 60 persen menguasaan bola dengan menciptakan 13 kali percobaan ke gawang lawan. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan peluang milik Espanyol yang sukses melepaskan 11 percobaan.
Yang menjadi pembeda dari peluang kedua tim adalah jumlah tendangan tepat sasaran. Total, Real Madrid memiliki tujuh tendangan tepat sasaran berbanding dengan dua dari Espanyol.
Tim tamu baru bisa memecah kebuntuan pada pengujung babak pertama. James berhasil melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah menerima bola dari Toni Kroos dan tak mampu dibendung mantan kiper Real Madrid, Diego Lopez.
Pada menit ke-71, Real Madrid berhasil memperlebar jarak mereka dengan Espanyol melalui Karim Benzema. Striker Perancis itu berhasil menyambut umpan datar silang Lucas Vasquez di depan gawang Periquitos kawalan Diego Lopez.
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menyamai rekor Josep "Pep" Guardiola saat timnya menang 2-0 atas Espanyol pada lanjutan La Liga di Stadion Cornella-El Prat, Minggu (18/9/2016) atau Senin dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Real Madrid pada laga ini dibukukan oleh James Rodriguez dan Karim Benzema. Kemenangan ini menjaga kesempurnaan Real Madrid yang meraup 12 poin dari empat pekan pertama Serie A.
Skor 2-0 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membuat Real Madrid kokoh dengan 12 poin dari empat laga, unggul tiga angka atas Barcelona dan Las Palmas.
Kemenangan Bersejarah Real Madrid | PT. Bestprofit Futures Jambi
Meski sukses menyamai rekor Guardiola, raihan ini tidak disikapi berlebihan oleh Zidane. Dia hanya berharap, skuatnya terus mempertahankan tren kemenangan ini.
"Ya, saya suka fakta ini, meski ini hanya seperti sebuah anekdot. Karena pada akhirnya, ini semua hasil kerja seluruh pemain," kata Zidane dilansir Soccerway.
"Para pemain telah melakukan hal yang fenomenal. Tetapi, yang terpenting adalah mempertahankannya. Sebab, La Liga masih sangat panjang."
Real Madrid menang 2-0 atas Espanyol dalam lanjutan La Liga di RCDE Stadium, Senin dini hari, 19 September 2016.
Kemenangan bersejarah buat Real Madrid.Seperti dilansir laman olahraga Spanyol, Marca, Madrid asuhan Zinedine Zidane sukses menyamai rekor yang dibukukan Barcelona era Pep Guardiola.
Kemenangan atas Espanyol membuat Madrid meraih 16 kemenangan beruntun di La Liga. Pencapaian yang pernah diraih oleh Barcelona era Guardiola di musim 2011.
Madrid terakhir kali merasakan kekalahan di ajang La Liga pada 27 Februari 2016. Kala itu, mereka kalah 0-1 dari Atletico Madrid. Kekalahan yang memupus asa juara La Liga.
PT BestProfit